Alat Pengetahuan 3

May 13, 2009 at 10:49 am | Posted in EPISTEMOLOGI | Leave a comment
Tags: , , , , , ,
Kita masih meneruskan pembicaraan tentang alat untuk memperoleh pengetahuan – epistemologi – atau disubjudul sebelumnya kita sebutkan dengan istilah alat pengetahuan.
heart

hati

Kita sudah mengulas sedikit tentang 2 alat utama untuk memperoleh pengetahuan, yaitu alat indra dan rasio. Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah apakah kita hanya memiliki 2 alat itu saja untuk bisa mendapatkan pengetahuan dan mengetahui kebenaran serta hakikat dari kebenaran?

Ada yang menjawab iya, kita hanya memiliki 2 alat tersebut dan yang lainnya mengatakan tidak, kita tidak memiliki 2 alat melainkan hanya 1 alat saja yaitu indra saja atau rasio saja.

Plato dan Descartes misalnya, mereka berpendapat bahwa alat untuk mendapatkan pengetahuan hanyalah satu saja yaitu rasio. Menurut Descartes, indra hanyalah berupa alat yang digunakan sebagai pelengkap kerja, tidak ubahnya seperti kendaraan bermotor hanya diperlukan untuk mengantar tetapi tidak untuk mendapatkan. Dengan kata lain Descartes ingin menegaskan bahwa indra hanyalah alat kerja, bukan alat untuk mendapatkan pengetahuan.

Dipihak lain ada juga yang berpendapat serupa tapi tak sama dengan Plato dan Descartes. Serupa karena merekapun percayai bahwa hanya ada satu alat yang dimilik oleh manusia untuk mendapatkan pengetahuan. Berbeda karena mereka percaya bahwa alat yang dimaksud adalah indra bukan rasio sebagaimana yang dikatakan oleh Plato dan Descartes.

Menurut mereka sesungguhnya semua pengetahuan itu tidak bisa tidak harus berhubungan secara langsung dengan indra. Termasuk kedalam kelompok yang mengatakan satu-satunya alat epistemologi itu indra antara lain John Locke, Hume dan Hobbes.

Namun demikian ada juga yang tidak berpendapat diantara kedua pendapat tersebut, tidak mengatakan indra dan juga tidak mengatakan rasio, melainkan ada alat yang ke 3 yaitu hati (baca : hati dalam istilah sufi/irfan/tasawuf/spiritual).

Ada beberapa ilmuwan barat yang sangat terkenal mempercayai bahwa satu-satunya alat epistemologi yaitu hati. Diantara mereka yang percaya dengan alat hati ini ada nama-nama besar seperti William James, Ahli jiwa dan filsuf terkenal dari Amerika. Ada Pascal ahli matematika yang cukup termasyur. Ada Alexis Carrel dan juga ada Bergson.

Menurut mereka, bahwa apa yang dikatakan tentang indra dan rasio tersebut sebenarnya bukanlah alat epistemologi, melainkan hanya sekedar alat untuk mengarungi kehidupan.

Dengan kata lain, Rasio dan Indra yang dibicarakan oleh Descartes dan John Locke itu sesungguhnya bukanlah alat untuk menambah pengetahuan. Alat untuk menambah pengetahuan hanyalah hati.

Sekarang kita sudah melihat ada 3 pendapat dan pendapat yang manakah sesungguhnya yang paling bisa dipercaya? Kalau kita buka ulang buku-buku para filsuf besar kita hanya akan menemukan 1 jawaban diantara 3 pendapat tersebut. Jawaban mereka tentang alat untuk mengetahui yaitu kalau bukan indra, berarti rasio, kalau bukan salah satu dari ke 2 itu berarti yang ke 3, yaitu hati.

Terbersit untuk melihat dan mencari buku yang lain, kalau tadi sudah dibolak balik dari buku filsafat satu ke buku filsafat yang lain, isinya tidak jauh berbeda, sekarang bagaimana kalau kita buka apa pendapat-pendapat dari buku suci seperti Injil, Taurat, Zabur atau Al-quran?

TrackBack URI

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: